Senin, 13 Juni 2011

Mencintai Yang Dicintai Tercinta Bukti Cinta Sang Pencinta




239. Dari Ibnul Madiniy ia berkata bahwa saya mendengar Abdurrahman bin Mahdi berkata :
“Jika kamu lihat seseorang mencintai Ibnu Aun di kalangan penduduk Bashrah maka percayailah dia. Dan di kalangan penduduk Kufah, Malik bin Mighwal dan Zaidah bin Qudamah maka jika kamu lihat orang mencintai mereka harapkanlah kebaikannya. Demikian pula jika kamu lihat orang mencintai Al Auza’i dan Abu Ishaq Al  Fazary di Syam serta Malik bin Anas di Hijaz.” (Al Lalikai 1/62 no 41)

240. Ibnu Mahdy berkata :
“Jika kamu lihat ada penduduk Syam mencintai Al Auza’i dan Abu Ishaq Al Fazary harapkanlah kebaikannya.” (Al Jarh wa Ta’dil 1/217)

241. Ia juga berkata :
“Jika kamu lihat ada penduduk Syam mencintai Al Auza’i dan Abu Ishaq Al Fazary maka ia adalah Ahlus Sunnah.” (Ibid)

242. Dari Ahmad bin Yunus dari Ats Tsaury ia berkata :
“Ujilah sikap penduduk Mosul terhadap Al Mu’afy bin Imran.” (Tahdzibut Tahdzib 10/180)

243. Imam Al Barbahary berkata :
“Menguji keadaan seseorang di dalam Islam adalah bid’ah adapun saat ini maka menguji dilakukan dengan Sunnah.” (Syarhus Sunnah 126 nomor 152 dan Thabaqat Hanabilah 2/38)

244. Dari Ahmad bin Zuhair ia berkata, saya mendengar Ahmad bin Abdullah bin Yunus berkata :
“Ujilah penduduk Mosul dengan Al Mu’afy bin Imran. Jika mereka mencintainya maka mereka adalah Ahli Sunnah dan sebaliknya apabila mereka membencinya maka mereka adalah ahli bid’ah sebagaimana penduduk Kufah juga diuji dengan (sikap mereka terhadap) Yahya.” (Al Lalikai 1/66 nomor 58)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Please Uktub Your Ro'yi Here...