Minggu, 01 Januari 2012

Untuk Sang Waktu



Oleh : Abdurrahman



Gemuruh praha menyambuk sukma
Insan durhaka menutup telinga
Pekak didengar pekak dirasa
Padahal ia hanya makhlukNya

Kenapa coba lari dariNya
Padahal Ia tak pernah lupa
Walau pada si pendurhaka
Segera kembali hadap padaNya

Pintu taubat masih terbuka
Rumah rahmatNya sentiasa terbuka
Jendela GhafurNya selalu sedia
Halaman ampunNya luasa adanya

Jangan pernah ragu
Ia  tempat mengadu
Walau sejuta aib kau laku
Semua terhapus dengan satu Al-‘Afwu

Marilah isi hari-hari yang berlalu
Dengan amal mulia selagi mampu
Jangan terburu diri terpaku
Dalam kain kafan terbujur kaku


Bogor, 01 Januari 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Please Uktub Your Ro'yi Here...